Y.S.
Agus Suseno
Masyarakat Melayu punya peribahasa
tentang pentingnya bertenggang rasa dalam pergaulan antarsesama manusia: di mana bumi dipijak, di situ langit
dijunjung. Masyarakat Banjar (yang juga berunsur Melayu) punya peribahasa
bermakna sama: badiri sadang, baduduk
sadang (“berdiri bisa, duduk pun bisa”). Artinya, “orang baik adalah orang
yang bisa menyesuaikan diri dalam pergaulan sehari-hari, dalam situasi dan
kondisi apa pun, kapan pun, di manapun”.